Tanjungbalai Geger, Ada Suami Melahirkan! Alamaak Jang !!!
TANJUNG BALAI, metro24jam.com – Menyamar sebagai laki-laki, Farel (25) nekat menikahi Salma (23). Setelah empat bulan sah menjadi pasangan suami istri, rahasianya kemudian terbongkar ketika Farel melahirkan seorang bayi, Kamis (2/2) jam 04.30 wib. Takut jati dirinya ketahuan, suami dari Salma ini pun diam-diam membuang bayi tersebut.
Tapi, aksi perempuan penyuka sejenis ini ketahuan warga Jalan Kenanga Lingkungan III, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai. Mereka pun geger.
Kapolres Tanjungbalai, Tri Setiadi Hartono SH SIK MH, melalui Kabag Humas, AKP Yani Sinulingga, mengatakan terbongkarnya pernikahan sejenis ini berawal dari kecurigaan warga yang tinggal di sekitar kediaman Salmah, wanita asal Padang, Sumatera Barat.
“Bayinya ditemukan jam 04.30 wib oleh warga,” kata Sinulingga.
Penemuan ini berawal ketika warga yang tinggal di Lingkungan III Kelurahan Muara, pagi itu melihat Farel yang berada di tempat pemandian umum dalam kondisi berdarah.
Karena curiga, warga lalu menegur wanita tersebut. “Kok berdarah kakinya,” kata warga kepada Farel ketika itu.
Namun Farel menjawab dirinya sedang menderita sakit Ambien. Jawaban Farel ini malah membuat warga semakin curiga, karena darah terus mengalir dari selangkangan ke kakinya.
“Sempat mengaku, cuma ambien, tapi darah terus mengalir dari kakinya,” kata Sinulingga.
Menurut Herman (51) warga Jalan Borong, Kelurahan Muara Sentosa Kecamatan Sei Tualang Raso yang pertama kali menemukan sempat tak percaya. Selama ini, Herman tak menduga, Farel berkelamin wanita.
Nah dari sana, warga sekitar tempat tinggal istrinya Salmah pun tak percaya pengakuan itu. Mereka pun membawa Farel ke rumah warga untuk menginterogasinya. Terungkaplah, bahwa ia baru saja melahirkan bayinya.
Bayi Laki-Laki
Saat diinterogasi, Farel mengaku malam itu dia keluar dari rumah kontrakannya, lalu menuju tempat pemandian umum (billport) yang berada tak jauh dari kediamannya itu.
Setelah melahirkan, diam-diam Farel meninggalkan bayi berjenis kelamin laki-laki di semak-semak yang berjarak lebihkurang 50 meter dari rumah kontrakannya, tepatnya di samping rumah Ahyar (55), nelayan yang berdekatan dengan rumah Farel.
Lalu seorang warga bernama Herman mendengar ada suara bayi dari semak-semak. Penasaran, Herman pun mendekati suara itu. Disitulah Herman terkejut melihat ada sosok bayi yang tubuhnya masih terlilit ari-ari dan sedang menangis.
Lantas, Herman pun memanggil warga lainnya dan menemukan sang ibu bayi, yang tengah diamankan warga. Kemudian warga dan petugas membawa bayi tersebut ke RSU Tanjungbalai untuk mendapatkan perawatan khusus.
Dalam kasus ini, Polres Tanjungbalai menetapkan Farel sebagai tersangka percobaan menghilangkan nyawa seseorang, dengan dikenakan Pasal 342 subs 341 jo 53 lebih subs Pasal 308 dari KUHP.
“Sementara ini kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Sat Reskrim. Diduga pelaku Farel melakukan dugaan tindak pidana percobaan menghilangkan nyawa anaknya,” kata Humas.

TANJUNG BALAI, metro24jam.com – Menyamar sebagai laki-laki, Farel (25) nekat menikahi Salma (23). Setelah empat bulan sah menjadi pasangan suami istri, rahasianya kemudian terbongkar ketika Farel melahirkan seorang bayi, Kamis (2/2) jam 04.30 wib. Takut jati dirinya ketahuan, suami dari Salma ini pun diam-diam membuang bayi tersebut.
Tapi, aksi perempuan penyuka sejenis ini ketahuan warga Jalan Kenanga Lingkungan III, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai. Mereka pun geger.
Kapolres Tanjungbalai, Tri Setiadi Hartono SH SIK MH, melalui Kabag Humas, AKP Yani Sinulingga, mengatakan terbongkarnya pernikahan sejenis ini berawal dari kecurigaan warga yang tinggal di sekitar kediaman Salmah, wanita asal Padang, Sumatera Barat.
“Bayinya ditemukan jam 04.30 wib oleh warga,” kata Sinulingga.
Penemuan ini berawal ketika warga yang tinggal di Lingkungan III Kelurahan Muara, pagi itu melihat Farel yang berada di tempat pemandian umum dalam kondisi berdarah.
Karena curiga, warga lalu menegur wanita tersebut. “Kok berdarah kakinya,” kata warga kepada Farel ketika itu.
Namun Farel menjawab dirinya sedang menderita sakit Ambien. Jawaban Farel ini malah membuat warga semakin curiga, karena darah terus mengalir dari selangkangan ke kakinya.
“Sempat mengaku, cuma ambien, tapi darah terus mengalir dari kakinya,” kata Sinulingga.
Menurut Herman (51) warga Jalan Borong, Kelurahan Muara Sentosa Kecamatan Sei Tualang Raso yang pertama kali menemukan sempat tak percaya. Selama ini, Herman tak menduga, Farel berkelamin wanita.
Nah dari sana, warga sekitar tempat tinggal istrinya Salmah pun tak percaya pengakuan itu. Mereka pun membawa Farel ke rumah warga untuk menginterogasinya. Terungkaplah, bahwa ia baru saja melahirkan bayinya.
Bayi Laki-Laki
Saat diinterogasi, Farel mengaku malam itu dia keluar dari rumah kontrakannya, lalu menuju tempat pemandian umum (billport) yang berada tak jauh dari kediamannya itu.
Setelah melahirkan, diam-diam Farel meninggalkan bayi berjenis kelamin laki-laki di semak-semak yang berjarak lebihkurang 50 meter dari rumah kontrakannya, tepatnya di samping rumah Ahyar (55), nelayan yang berdekatan dengan rumah Farel.
Lalu seorang warga bernama Herman mendengar ada suara bayi dari semak-semak. Penasaran, Herman pun mendekati suara itu. Disitulah Herman terkejut melihat ada sosok bayi yang tubuhnya masih terlilit ari-ari dan sedang menangis.
Lantas, Herman pun memanggil warga lainnya dan menemukan sang ibu bayi, yang tengah diamankan warga. Kemudian warga dan petugas membawa bayi tersebut ke RSU Tanjungbalai untuk mendapatkan perawatan khusus.
Dalam kasus ini, Polres Tanjungbalai menetapkan Farel sebagai tersangka percobaan menghilangkan nyawa seseorang, dengan dikenakan Pasal 342 subs 341 jo 53 lebih subs Pasal 308 dari KUHP.
“Sementara ini kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Sat Reskrim. Diduga pelaku Farel melakukan dugaan tindak pidana percobaan menghilangkan nyawa anaknya,” kata Humas.

0 komentar:
Posting Komentar